tulisan ini pertama kali saya publikasikan di Notes facebook saya, pada hari Jumat, 18 Maret 2011 jam 13:35

Akhir-akhir ini media memberitakan tentang penyebaran pesan singkat—baik dalam bentuk SMS, BBM, maupun situs internet—oleh seseorang yang tidak diketahui identitasnya mengenai penyebaran awan radiasi yang disinyalir akan mencapai Indonesia dalam waktu 24 jam setelah kebocoran. Katanya awan radiasi yang akan tiba di Indonesia bagian timur—dan tak pelak seluruh bagian Indonesia—itu cukup berbahaya sehingga bunyi pesan tersebut menghimbau warga untuk tidak keluar rumah dan menutup ventilasi rapat-rapat. Ada pula himbauan himbauan untuk mengoleskan betadine (atau yodium) di leher untuk mencegah radiasi. Selain itu, apabila kondisi cuaca sedang hujan dan kebetulan sedang di luar rumah, dihimbau untuk menggunakan jas hujan supaya tidak terkena radiasi dan hujan asam.

Tidak perlu takut, itu hoax.

Apa itu radiasi?

Radiasi adalah suatu energi yang bergerak dalam bentuk gelombang (electromagnetic radiation) atau dalam bentuk energi berkelajuan-tinggi (particulate radiation). Particulate radiation terjadi ketika atom yang tidak stabil hancur. Sementara radiasi elektromagnetik (EM) tidak seperti particulate radiation: dia tidak memiliki massa dan bergerak dalam gelombang. EM memiliki tingkatan energi mulai dari sangat rendah hingga sangat tinggi, yang kita sebut dengan spektrum elektromagnetik. Di dalam spektrum elektromagnetik ada dua macam radiasi: yang mengionisasi dan tidak mengionisasi.

Nah, radiasi yang dihasilkan oleh PLTN termasuk ke dalam radiasi yang mengionisasi. Terdapat tiga tipe radiasi yang mengionisasi, yakni zarah alfa, zarah beta, dan sinar gamma. Read the rest of this entry »

Advertisements