Archives for category: Enak!

Makanan khas Palembang ini termasuk salah satu makanan favorit saya. Rasanya yang gurih dengan kuah yang bercita rasa asam dan pedas, bikin nagih. Salah satu penjaja pempek favorit saya adalah Pempek Musi Raya di Pasar Minggu.

Tapi, yang benar Mpek-mpek, Pempek atau Empek-Empek? Dan apakah makanan khas Palembang hanya itu saja?

*****

Sekitar 5-8 tahun yang lalu–saya lupa tepatnya–rubrik Bahasa di harian Kompas membahas Pempek. Kata penulis, selama ini masyarakat tidak tahu nama yang paling tepat dari makanan khas Palembang ini (bahkan di kota Palembang sendiri, banyak yang tidak tahu!).

Setelah ditelisik, ternyata arti dari ’empek’ adalah orang tua. Sedangkan kata ‘mpek’ tidak memiliki arti. Nah, kata ‘pempek’ merujuk ke “makanan khas Palembang yang dibuat dari ikan tenggiri”!

Jadi nama makanan ini yang paling tepat adalah ‘Pempek’! Read the rest of this entry »

Ada banyak cara menyajikan roti tawar. Dari langsung dilahap, sekedar dioles mentega, atau ditambah coklat butiran, dipanggang, hingga dibuat sandwich berlapis daging asap.

image

Tapi, buat saya cara penyajian roti paling enak itu dengan cara “direbus”. Maksudnya, dihangatkan di dalam penghangat nasi 😛

Olesi 2 lembar roti tawar sesuai selera. Saya paling suka coklat + keju. Kemudian “tangkap” roti tersebut. Tapi sebelum disajikan, masukkan terlebih dahulu di dalam penghangat nasi sekitar 5-10 menit. Tak perlu pakai alas, langsung letakkan saja di atas nasi supaya lebih enak dan cepat panas.

Setelah 7 menit (atau sampai panasnya pas), angkat! Tadaa!!

Roti “rebus” rasanya lebih enak ketimbang roti bakar atau roti panggang. Rasanya jadi lebih manis, teksturnya juga lebih halus dan kenyal karena sudah direbus oleh uap air dari nasi. Tidak seperti roti panggang yang alot dan membuat haus karena teksturnya jadi kasar dan kering. Tidak juga seperti roti bakar yang terlalu berminyak kebanyakan mentega.

Isi roti rebus melumer dengan pas di dalam mulut (halah).

Yang jelas, roti “rebus” enak!