Negeri kita kekurangan orang bersih. Kekurangan jumlah pemimpin tegas dan kompeten. Kekurangan pejabat negara yang bertanggung jawab. Kekurangan jumlah peneliti. Kekurangan publikasi jurnal internasional. Kekurangan jumlah tenaga pendidik yang berkualitas. Kekurangan dokter. Kekurangan jumlah rumah sakit dan kamar rumah sakit[1]. Kekurangan wirausahawan. Wirausahawan pun dibuat bingung karena sulit mencari tenaga kerja yang handal. Kekurangan industri hulu dan industri strategis. Kekurangan siswa yang kasmaran dengan apa yang dipelajari. Kekurangan judul buku yang diterbitkan per tahun. Kekurangan acara televisi berkualitas.

Dari 240 juta penduduk, kenapa kita serba kekurangan? Ngapain aja manusianya?

——-

[1] Forbes Indonesia, Maret 2013