Mudik adalah rutinitas yang dilakukan oleh sebagian besar warga Indonesia (tidak peduli Muslim atau penganut agama lain) setiap tahunnya. Jakarta kosong melompong dan jalanan di daerah Pulau Jawa dipenuhi mobil dan motor pribadi. Macet, gerah, capek, pusing, kenyang, tertawa-tawa semua campur aduk jadi satu.

Kalau melihat statistik, mudik lebih banyak dukanya ketimbang suka. Tahun ini, hampir 900 jiwa meninggal dunia. Kebanyakan korban adalah pengendara sepeda motor, dan 60% korban kecelakaan tidak mempunyai SIM. Nahlo. Mudik yang dilakukan 7 hari, harus membayar nyawa sampai 900 jiwa.

Di samping duka tadi, ada juga duka yang lain. Misalnya anak-anak harus rela berdiam di mobil yang panas selama berjam-jam karena macet. Atau balita yang harus duduk desel-deselan dengan orang tuanya di sepeda motor (padahal bawaannya sudah overload). Orang tua yang membawa kendaraan juga dapat imbasnya karena macet. Capek lho bawa kendaraan saat macet. Selain itu, orang tua juga punya kewajiban ngasih ang pau ke anak-anak😛

Bicara duka, tentu ada sukanya. Terutama yang dialami anak-anak. Misalnya makan enak, ketemu dengan saudara yang seumur, dan dapat ang pau hehehe. Suka yang dialami orang tua tentu saja karena bisa bertemu orang tuanya orang tua (hayolo). Selain itu nostalgia masa-masa muda di desa. Juga menenangkan diri dari keramaian di desa.

Nah, buat saya mudik 2012 paling seru.

****

1. Pertama kali membawa kendaraan sendiri ke luar kota.

Di Jakarta, saya stress kalau mengendarai mobil. Motooorrrr di mana-mana. Ada yang seliweran kanan kiri kayak orang mabok, ada yang kuenceng banget seperti dikejar setan, sampai ada yang lampu remnya nggak nyala. Saya jadi fobia motor.

Tapi untungnya di jawa kemarin, jalanan sepi. Ternyata nyetir di jawa lebih mudah ketimbang di Jakarta. Biar medannya susah dan jalannya rusak, tapi lebih rasional buat pemula. Jadi saya menyimpulkan: orang yang bepergian di Jakarta selalu dengan mengendarai mobil sendiri itu orang hebat. Dewa!

2. Ada calon gubernur Jawa Barat yang kampanyenya kebangetan.

Selepas tol Cikampek, terpampang dengan jelas spanduk besar:

YANCE

Ternyata dia calon gubernur Jawa Barat periode 2013-2018. Wait.

2013-2018.

Masih tahun depan bro! HAHAHA. Yeah, pilkadanya masih tahun depan dan kemarin dia sudah mulai kampanye. Btw, kampanye dia agresif banget, kawan. Spanduk YANCE terpampang jelas sepanjang Pantura. Dari Cikampek sampai Cirebon, udah kayak restoran Pringsewu.

Ini dia videonya. Ps: sorry kalau nggak jelas, karena mobil melaju dengan kecepatan lumayan tinggi.

Kemudian pulang mudik, saya mampir ke rumah saudara di Cirebon. Beristirahat di kamar sambil melihat-lihat sekitar. Ternyata ada kalender Yance!

Keluar dari kamar, lihat-lihat buku daaaaannn ada buku tentang YANCE! Oh my God.

3. Ada pemudik yang nyentrik

Pemudik 2012 ini banyak yang nyentrik. Salah satunya sewaktu kembali ke Jakarta kemarin. Keluar dari pintu tol Cirebon, ada mobil Honda Jazz berwarna merah.

Membawa kerupuk super banyak di belakang mobil. Tapi kerupuknya dicantel. Karena tidak ada fotonya, mari kita bayangkan. Mobil Honda Jazz punya spoiler di bagian atas belakang. Nah, di spoiler atas itu diikat puluhan tali rafia yang menggantung berplastik-plastik kerupuk. Hasilnya, kaca belakang mobil sampai plat nomornya tidak terlihat karena ketutupan kerupuk! HUAHAHA

Eh nyentriknya nggak selesai di situ. Kaca jendela dibuka lebar-lebar. Sewaktu saya lihat ke dalam…. Ternyata mereka pakai baju warna-warni super cerah. Plus kacamata hitam berframe warna-warni dan bedak tebal. HUAHAHAHAHAH.

*****

Itu sih salah satu pengalaman mudik saya tahun ini. Bagaimana dengan mudikmu?